Kamis, 02 Agustus 2012

SFVC Palangka Raya Sukses di Konser Dunia


PAHANDUT, FATTALA - Satu lagi prestasi yang layak dibanggakan dari putera-puteri  Kalimantan Tengah. Sola Fide Voice Choir (SFVC), kelompok Paduan Suara dari Palangka Raya, diundang tampil dalam konser dunia bertajuk Requiem For The Mother Of Song, di Bangkok Thailand 24 - 25 Juli lalu.
Konser yang merupakan gawe akbar Menteri Kebudayaan Thailand dengan Bangkok Opera Foundation, digelar di Gedung Kebudayaan Thailand yang berkapasitas dua ribu penonton. Konser ini dalam rangka mengenang tiga tahun mendiang Putri Galyani Vhadana dari Kerajaan Thailand  yang telah berjasa dalam perkembangan musik klasik di negara ini.
Sola Fide Voice Choir dengan jumlah personil 42 orang itu, berhasil tampil baik bersama sejumlah penyanyi solo dunia dan  choir dari beberapa negara. Mereka tampil selama satu setengah jam.
Kehadiran Sola Fide Voice dalam konser dunia ini merupakan undangan atas keberhasilan mereka meraih dua mendali emas dengan nilai sempurna pada Grand Prix Pattaya Thailand International Choir Competition tahun lalu di Thailand.
Konser dengan Konduktor Mestro Somtow Sucharitkul, semula digelar hanya satu malam. Namun karena jumlah penonton yang membludak konser digelar dua malam.
Sejumlah petingi Kerajaan Thailand dan artis-artis terkenal Thailand turut hadir dalam konser ini. Sejumlah penyanyi solo dunia yang terlibat, diantaranya Nancy Yuen (Ukraina), Grace Echauri (Mexico), Israel Lozano (Sepanyol),  dan Kittin Chinsamran (Thailand).
Sedangkan choirs yang turut ambil bagian diantaranya, Aukuras Choir (Lithuania), Festa Misicale (Czech), Universitas Pancasila Choir Indonesia dan Vox Angelorum (Jakarta). Symphony Orchestras yang turut dalam konser, diantaranya Siam Philharmonic Orchestra, Min Yang Concert master dan Galyani Vhadana Institute Orchestra     
Sebelum tampil, para personil Sola Fide Voice mengikuti latihan bersama selama dua hari. Mereka tidak mengalami kesulitan saat mengikuti latihan bersama. Karena sebelumnya mereka sudah mendapatkan lagu-lagu dari panitia, yang akan dibawakan pada saat konser.  
Kehadiran Sola Fide Voice di Bangkok, dipimpin langsung Tuty Dau yang akrab disapa Bunda. Sejak dari tanah air hingga di Bangkok Tuty Dau terus memberikan dukungan kepada para personil.
Rombongan juga mengikutsertakan sejumlah offisial diantaranya Pdt Nelson, Wilson (seniman) dan beberapa pendamping lainnya. “Saya sangat senang dan bersyukur anak-anak berhasil tampil dengan baik. Mereka dapat berkolaborasi dengan para penyanyi dan musisi dari berbagai negera. Saya juga sangat terkesan dengan gedung yang benar-benar megah. Panitia benar-benar mempersiapkan secara profesional,“ jelas Tuty Dau yang sering membawa tim kesenian Kalteng tampil di berbagai negara.
Menurut Tuty, penampilan ini merupakan penghargaan kepada Sola Fide Voice khususnya dan masyarakat Kalteng pada umumnya. Lewat kegiatan ini anak-anak telah mengharumkan nama daerah dan nama bangsa di ajang international.  “Keberhasilan kami tampil di konser dunia ini tidak terlepas dari dukungan Gubernur Kalteng Pak Teras Narang dan istri. Ini membuktikan pemerintah provinsi sangat mendukung dengan seni budaya. Kami juga sering terharu, Pak Teras selalu memberikan perhatian baik menjelang keberangkatan hingga saat mau tampil. Kondisi anak-anak selalu ditanyakan. Sehingga ini merupakan motivasi buat kami untuk tampil yang terbaik,“ ujar Tuty.
Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Kalteng dan sejumlah pihak yang turut memiliki kepedulian dengan perkembangan seni budaya daerah Kalteng. Tuty juga menilai panitia telah bekerja dengan baik. Transportasi selama di Bangkok dan akomodasi yang disediakan memuaskan para personil dan offisial Sola Fide Voice.
Sementara itu, salah sati Personil Sola Fide Voice Marios mengaku sempat terharu dan merinding saat pertama masuk gedung konser. “Saya tidak mengira bakal tampil di tempat yang sangat megah. Teman-teman juga merasa bangga dan bersyukur dapat tampil bersama penyanyi dan musisi dunia,“ jelas Marios.
Menurut Marios, pengalaman ini sangat berharga bagi dirinya pribadi dan keluarga. “Kerja keras dan latihan yang kami lakukan ternyata memberikan manfaat yang luar biasa. Kami bersyukur karena   penampilan kami disaksikan keluarga kerajaan dan sejumlah artis terkenal Thailand,“ tambah Marios.
Sedangkan personil lain, Resti mengaku penampilan ini merupakan pengalaman terindah selama dalam mengikuti kegiatan seni paduan suara. “Saya dan rekan-rekan yang lain tidak  mengira dapat tampil satu panggung dengan para penyanyi dan musisi dunia. Selama ini saya hanya menyaksikan orkestra dunia dari televisi. Namun kali ini saya bisa terlibat di dalamnya. Namun semua ini tidak akan membuat kami sombong, bahkan sebaliknya ingin terus berkarya,“ aku Resti. muy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB