Selasa, 21 Agustus 2012

Audiensi FATTALA dengan Danrem Berlangsung Akrab dan Santai


IMAM BONJOL, FATTALA - Dalam Audiensi FATTALA dengan Komandan Korem 102 Panju Panjung, Kolonel Irwan di ruang kerjanya berlangsung dengan suasana akrab dan santai.

Begitu rombongan FATTALA tiba di ruang kerjanya langsung disambut Kolonel Irwan yang didampingi Kasi Intel, Letnan Kolonel KT Artha dan Kasi Personalia Letnan Kolonel Efendi.M
Kolonel Irwan mengucapkan selamat datang kepada Barthel. B. Usin, Pemimpin Umum Koran Harian FATTALA yang datang bersama rombongannya. “Melalui silaturrahmi seperti ini diharapkan dapat menjalin hubungan yang baik antara FATTALA sebagai media informasi bagi masyarakat dengan Korem 102 Panju Panjung,” ucap Kolonel Irwan.

Hal ini mengingat antara media dan korem saling memiliki ketergantungan. Media membutuhkan informasi untuk masyarakat, dan Korem membutuhkan Media untuk menyampaikan informasi dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat. “Kita menginginkan kondisi masyarakat yang aman, damai dan tentram. Untuk itu kita membutuhkan media untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan seperti Karya bakti dan kegiatan lainnya,” jelas Kolonel Irwan. Bahkan menurut Kolonel Irwan hubungan antar Korem dan Media bukan hanya dalam hal informasi dan publikasi, tapi juga melalui kegiatan lainnya seperti olahraga.
Ia berharap, media sebagai kontrol sosial juga harus mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat, mampu mendewasakan masyarakat dan mampu memberikan inspirasi untuk solusi atas segala permasalahan yang terjadi di tingkat arus bawah.
Dalam kesempatan itu Kolonel Irwan selain menanyakan arti kata Fattala juga menyampaikan terima kasihnya kepada Pemimpin Umum Barthel. B. Usin yang sudah bersilaturrahmi. “Saya ucapkan selamat dan semoga koran ini akan terus maju dan tetap menunjukan eksistensinya dalam dunia jurnalistik, mudah-mudahan suatu saat kita bisa mengunjungi kantor redaksi dan percetaan koran harian FATTALA,” kata Kolonel Irwan.
Pemimpin Umum koran harian FATTALA, Barthel.B.Usin dalam kesempatan tersebut hadir didampingi Sekretaris Citra Agustin Andriyanti, Kabag Umum dan HRD Muhammad Ariffudin serta beberapa staf di Koran Harian FATTALA.
Dalam kesempatan itu, Barthel menyampaikan permohonan maaf dari Pemimpin Perusahaan, Tugiyo Wiratmodjo dan Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab, Syaifuddin HM yang tidak bisa hadir dalam kesempatan istimewa tersebut.
Menurut Barthel, diterimanya dengan baik kunjungan dari koran harian FATTALA di Korem ini merupakan Support bagi surat kabar harian termuda di Kalteng ini.
Pasalnya, kata Barthel, media ini masih tergolong baru secara yuridis berdiri bulan Januari dan dilaunchingkan sejak 9 April 2012 lalu.  Namun, sudah mendapat respon positif dan support dari berbagai tokoh di kota Palangka Raya, Salah satunya seperti Danrem 102 Panju Panjung, Kolonel Irwan.  “Kami merasa mendapat kehormatan dan semangat baru atas kunjungan ini untuk terus mengayunkan langkah memberikan informasi dan pemberitaan sesuai dengan mottonya, inspirasi untuk solusi,” kata Barthel B.Usin.
Ia juga  mengatakan kehadiran koran Harian FATTALA merupakan sebuah ide baru yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif, baik untuk masyarakat bawah yang persoalannya masih belum tersentuh oleh pemerintah maupun dari pihak pemerintah yang kebijakannya masih belum diketahui dan tersosialisasi kepada masyarakat bawah. “Kami hadir ingin memberikan solusi dan ingin mendekatkan diri kepada masyarakat merupakan misi utama koran ini,” jelas Barthel yang juga Ketua Kadin Kota itu.
Nama FATTALA itu sendiri menginspirasi dari koran nasional seperti KOMPAS, tambah Barthel. “Kalau nama KOMPAS itu sendiri sebagai petunjuk arah, sedangkan nama FATTALA yang berasal dari bahasa sansekerta merupakan kunci pembuka tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi. Jadi, saat orang baca FATTALA, bisa memberikan inspirasi untuk melakukan yang terbaik untuk pembangunan kota Palangka Raya. “Siapapun pemimpin di kota Palangka Raya, kita ingin kota ini Indah dan cantik, tidak ada lagi baliho yang semrawut dan adanya ketertiban dalam mengatur PKL,” harapnya.
Barthel mengatakan bahwa Pemimpin Perusahaan punya keinginan ke depan FATTALA hadir di daerah-daerah sampai pelosok negeri di Indonesia dan bisa bersaing dengan koran nasional lainnya. “Makanya, nama FATTALA itu sendiri hadir sifatnya tidak nama ke daerahan melainkan nama umum yang mencirikan nama koran nasional di Indonesia,” terangnya.
Kehadiran Koran FATTALA ke depan, lanjut Barthel, tidak hanya mewarnai wajah kota Palangka Raya, tapi lebih dari itu untuk menjadikan koran ini sebagai koran nasional yang hadir untuk Indonesia, mampu memberikan solusi atas segala permasalahan di masyarakat bawah. “Jadi, kita tetap konsen pada pemberitaan masyarakat kelas bawah,” ujarnya. kim/muy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB