Kamis, 02 Agustus 2012

Pegawai Penting di Bekali Keimanan


JALAN BADAK, FATTALA –  Bulan suci ramadhan perlu diisi dengan berbagai kegiatan ibadah, baik yang sifatnya wajib maupun yang sunnah. Berbuat kebaikan di bulan yang penuh berkah tersebut maka pahala yang dilipatgandakan oleh Allah SWT, bagi seorang pegawai penting untuk dibekali dengan keimanan.

Hal itu disampaikan oleh Supriyanto, Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, usai melaksanakan shalat juhur berjamaah di mushola kantor Dinsos, kemarin (23/7).

Pada kesempatan itu, Supriyanto mengajak kepada jamaah di lingkungan kerjanya untuk tidak meninggalkan tempat ibadah usai melaksanakan shalat juhur secara berjamaah. Ia mengajak kepada jamaah sekalian untuk mendengarkan kultum (Kuliah Tujuh Menit) yang langsung disampaikan oleh Supriyanto.

“Kita mencoba merutinkan kegiatan tersebut setiap hari, untuk membekali para pegawai di lingkungan Dinas Sosial dengan keimanan yang kuat agar di bulan ramadhan ini setiap hari penuh makna dan di luar ramadhan menjadi orang benar-benar bersih dari noda dan dosa,” jelas Supriyanto.

Dalam kultumnya, Supriyanto memberikan materi tentang  salah satu keberkahan bulan Ramadhan adalah dilipatgandakannya pahala amalan shalih seorang muslim.  Dalam hadits diriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Siapa saja yang mendekatkan diri kepada Allah  dengan perbuatan baik (sunnah) pada bulan Ramadhan, (ia diganjar pahala) sama seperti menunaikan suatu kewajiban (fardlu) pada bulan yang lain.  Siapa saja yang menunaikan kewajiban (fardlu) di bulan Ramadlan, (ia diganjar pahala) sama dengan orang yang mengerjakannya 70 kali kewajiban tersebut di bulan yang lain".  

Dari informasi hadits tersebut jelas Supriyanto, Allah SWT yang Maha Mengetahui dan paling berhak memberikan penilaian dan pahala terhadap aktivitas kaum muslimin yang berpuasa di bulan Ramadhan.  “Puasa Ramadlan sendiri tak ada bandingannya, karena Allah SWT sendiri yang akan menghitung balasannya,” jelas Supriyanto.

“Namun aktivitas-aktivitas lain yang kita lakukan sambil berpuasa perlu kita ketahui dan dugaan relatif kita tentunya adalah untuk memperkuat motivasi dalam melakukan amal shalih. Sekali melaksanakan shalat fardlu di masjid secara berjamaah, Insya Allah dinilai sama dengan 70 kali shalat fardlu sendirian. Adapun memberikan pesan-pesan taqwa pada mimbar Jumat, Insya Allah  dinilai sama 70 kali berkhutbah Jumat pada bulan yang lain.”

“Membayar shadaqah sunnah di bulan Ramadlan, Insya Allah mendapatkan pahala membayar zakat di bulan yang lain.  Sedangkan membayar zakat di bulan Ramadlan, Insya Allah mendapatkan pahala membayar zakat selama 70 tahun,” tambah Supriyanto dalam kultumnya tersebut. muy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB