Selasa, 21 Agustus 2012

Bazda Intensif Bangun Sistem Zakat


TJILIK RIWUT, FATTALA- Indonesia menganut dua sistem, yaitu sistem pajak dan zakat. Zakat bukanlah pilihan, melainkan kewajiban bagi siapa saja umat Islam yang memenuhi syarat.

“Kalau ada umat Islam yang penghasilannya diatas Rp2 juta, namun tidak membayar zakat, maka orang tersebut bukanlah muslim yang baik. Mungkin bisa ngeles dan bersembunyi sekarang, tapi tidak bisa bersembunyi di hadapan Allah SWT,”  papar Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wagub H. Achmad Diran saat Pembukaan Rapat Kordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat (BAZ) Provinsi Kalteng Tahun 2012, Selasa (7/8) di Hotel Global Palangka Raya.

Sementara itu, kata Teras, bagi mereka yang mesti membayar pajak, wajib membayar pajak dan masuk ke kas negara. “Itu yang digunakan untuk membiayai jalannya kehidupan bernegara, dalam pemerintahan umum dan untuk membiayai pembangunan, termasuk didalamnya membantu rakyat kita yang masih miskin,” jelasnya.

Sehubungan dengan itu, pemerintah daerah menghimbau kepada umat Islam agar jangan ragu-ragu untuk membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) yang mempunyai otoritas  karena semua sudah ada aturannya sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat.

Dikatakannya, zakat akan menjadi jalur ketiga yang akan memperkuat upaya mengurangi kemiskinan.  “Kita semua mempunyai tanggungjawab moral untuk mengurangi kemiskinan kesejahteraan rakyat,”ujar Teras Narang.

Sebagaimana diketahui bahwa potensi zakat di Kalteng mencapai Rp1,015 trilyun. Apalagi ditambah dengan zakat harta lainnya bagi perusahaan swasta seperti PBS dan Pertambangan. ”Untuk itu perlu kerja keras bagi pengurus BAZ dan segenap elemen untuk menggali potensi zakat ini,” pinta Teras Narang.

Ditempat yang sama Ketua Bazda Kalteng, H. Bulkani dalam paparannya mengatakan Bazda Kalteng telah melakukan upaya secara intensif terutama sejak awal Bulan Ramadan di mana Bazda Kalteng telah melaksanakan sosialisasi serta menghimbau kepada masyarakat agar menyalurkan zakatnya kepada badan amil zakat di Kalimantan Tengah. Dikatakannya, sosialisasi terus diintensifkan dengan memanfaatkan dengan berbagai metode sosialisasi seperti dengan mencetak brosur, membuat baliho, membuat banner, dan beberapa kegiatan lainnya.

“Tantangan selama ini bagi Bazda adalah merubah mainset  masyarakat, yang selama ini lebih berpikir menyalurkan zakatnya secara perorangan, karena menurut hemat mereka akan lebih abdol bila dilakukan secara sendiri-sendiri, nah mainset inilah yang akan Bazda arahkan dan diperbaiki agar masyarakat mulai menyalurkan zakatnya kebadan amil zakat yang telah ditunjuk oleh pemerintah berdasarkan UU No 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat,” terang Bulkani yang juga Rektor Universitas Muhamadiyah Palangka Raya ini.

Disampaikan Bulkani, melalui Rakorda yang dilaksanakan saat ini adalah upaya menyamakan persepsi dan kesamaan gerakan bagi semua BAZ yang ada di Kalteng  terutama secara bersama-sama untuk meningkatkan penyelenggarakan sistem perzakatan di Kalteng, di samping itu Rakorda tersebut akan memberikan semangat baru bagi pengurus BAZ di seluruh Kabupaten/Kota di Kalteng bagaimana upaya menggali serta mengembangkan sistem perzakatan yang lebih baik. ”Harapan kami karena ini adalah Rakorda yang pertama bagi Bazda Kalteng agar selalu dipertahankan di masa-masa mendatang,” harap Bulkani.

Ditambahkannya bahwa dalam waktu dekat Bazda Kalteng akan melakukan pertemuan dengan unit unit zakat pada tingkat SKPD agar dapat mengaktifkan lagi pelaksanaan dan penyelenggaraan sistem perzakatan pada tingkat SKPD.

Pada acara Pembukaan Rakorda Bazda Provinsi Kalteng Tahun 2012 tersebut selain di hadiri Wakil Gubernur Kalteng H.Acmad Diran, juga tampak Kakanwil Kementrian Agama Kalteng,Unsur Koordinasi Pimpinan Daerah, Unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah, para tokoh alim ulama, tokoh masyarakat, para Muzakki, dan seluruh peserta rakorda badan amil zakat se Kalteng. Acara diisi juga dengan pemberian bantuan beasiswa (bantuan pendidikan) dari Bazda Kalteng kepada beberapa siswa yang berprestasi. fer/muy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB