Minggu, 02 September 2012

Usulan Drainase Sejak 2008, Belum Pernah Ditanggapi



Lebih Dekat dengan Ketua RT.

TJILIK RIWUT, FATTALA - Satu hal yang harus selalu diingat, dan menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari, “Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin”. Itulah prinsip hidup dari Ketua RT kali ini, Ramlianor yang dikenal ramah dan murah senyum.

Ketua RT.03/RW.XIX yang beralamat di jalan Tjilik Riwut Gang Pahlawan Km.2,5 Kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya kota Palangka Raya, ini memiliki hobby menyanyi dan hiburan.

Pria kelahiran Rantau, Kalimantan Selatan, 27 Desember 1974 ini, menjabat sebagai ketua RT sejak tahun 2006. Selama menjabat, ia mengaku tidak pernah terjadi permasalahan warga yang rumit atau sulit diatasi. “Warga aman dan tidak ada persoalan yang berat hingga sulit diatasi, persoalan warga tentu selalu ada, namun itu masih bisa diatasi dan diselesaikan dengan kekeluargaan,” jelas Ramli panggilan akrab Ramlianor.

Banyak kegiatan yang sudah dilakukan selama menjabat sebagai ketua RT, mulai dari mengaktifkan Poskamling, gotong royong bersama warga dan kegiatan-kegiatan hiburan lainnya seperti memeriahkan peringatan HUT RI yang dilaksanakan setiap tahun.

“Kalau acara HUT RI, kita setiap tahun selalu melaksanakannya, walaupun itu dengan kesederhanaan dengan lomba-lomba yang diikuti oleh anak-anak, remaja sampai dewasa. Kemarin saja, kita ikut mengisi peringatan kemerdekaan dengan berbagai macam lomba,” tutur Ramli.

Selain itu, tambah Ramli, dalam setahun acara kegiatan yang sifatnya hiburan bisa sampai dua kali. Selain acara peringatan HUT RI, juga kegiatan hiburan dalam rangka menyambut tahun baru. “Biasanya disitu diisi dengan acara musik dan hiburan lainnya, itu semua dalam rangka menghibur masyarakat di lingkungan RT.03/RW.XIX sebagai wujud kebersamaan warga,” jelas Ramli sembari mengatakan dana kegiatan biasanya dihimpun dari warga di lingkungannya yang aktif dan merespon positif.

Suami dari Hj. Mariana yang memiliki tiga orang anak ini, masih menyisakan persoalan yang belum direspon oleh pemerintah daerah, terkait masalah banjir yang sering terjadi apabila hujan lebat.

“Karena dulu di lokasi gang Pahlawan ini menjadi galian pasir, jadi dataran rendah, Di gang Pahlawan ini sering terjadi banjir kalau hujan lebat, salah satu penyebabnya tidak adanya drainase yang menghubungkan sampai ke jalan Garuda,” jelas Ramli.

Lanjutnya, Pihaknya sudah beberapa kali membuat proposal pengolahan drainase untuk diajukan kepada pemerintah daerah, bahkan pernah disampaikan juga pada Musrenbang sejak 2008-2009, namun sampai sekarang belum ada tanggapan.

Selain itu, jelas Ramli, persoalan lain terkait belum adanya kesadaran masyarakat yang tinggal di Barak untuk melaporkan dirinya kepada pihak RT. Padahal itu penting untuk menjaga keamanan di lingkungan RT.

“Kalau terjadi sesuatu kan, yang bertanggung jawab ketua RT juga. Makanya, diharapkan agar penghuni Barak, bisa menghargai dengan melaporkan diri kepada pihak RT.”

Harapan buat pemerintah, program yang dianggap baik bagi masyarakat agar bisa diperhatikan dan dibantu. muy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB