Minggu, 15 Juli 2012

Manasik Haji Upaya Meraih Mabrur


G. Obos, Fattala – Menunaikan ibadah haji adalah sesuatu yang amat dirindukan oleh setiap umat Islam. Agar bisa beribadah haji dengan baik, khusyu dan menjadi haji mabrur, di samping harus ikhlas kita harus memiliki ilmu yang cukup bagaimana menjalankan ibadah haji sesuai dengan tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Demikian dikatakan, H. Abu Sadiqin, Ketua Yayasan KBIH Armina Palangka Raya saat dijumpai Fattala disela pelatihan manasik haji yang diselenggarakan di halaman masjid raya Darussalam Palangka Raya, kemarin (8/7).

Sebanyak 200 calon jamaah haji yang ikut dalam pelatihan manasik haji tersebut. Pelatihan itu dilaksanakan selama empat bulan yang dijadwalkan setiap minggu. “Kita sudah hampir 14 tahun mengadakan bimbingan ibadah haji ini. Praktek ini dilaksanakan agar jamaah kita menjalankan ibadah haji bisa mandiri, dilaksanakan dengan baik dan khusyu.” Jelas H. Abu.

Dengan kegiatan bimbingan dan pelatihan manasik tersebut, harap H. Abu, perjalanan bagi jamaah haji nantinya tidak salah dan sesuai dengan aturan yang sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW. “Kalau salah, kan jadi fatal. Jadi, supaya kita ini menjadi haji yang mabrur, dan haji yang bisa mandiri disana, melalui pelatihan-pelatihan selama 4 bulan ini mudah-mudahan bisa lebih benar tata caranya.” Jelas H. Abu.

Dalam manasik haji ini, H. Abu mengaku dibantu oleh para ustadz dan kiyai yang berpengalaman untuk mengajari tata caranya yang baik dan benar. Materi yang diajarkan pun merupakan seluruh rangkaian kegiatan haji, sesuai dengan program yang dikeluarkan Kementerian Agama.

Sementara itu, KH. Iriannoor, pelatih atau pembimbing jamaah calon haji tersebut mengatakan “peserta yang mengikuti manasik haji ini semangatnya tinggi, mulai dari awal kami beri pelatihan tentang ilmu manasik sampai sekarang mereka tetap semangat. Mudah-mudahan sampai keberangkatan nanti, mereka juga tetap bersemangat seperti saat ini, lebih-lebih di tanah suci.” Jelas Iriannoor.

“Semua pelatihan yang diberikan itu mudah-mudahan diamalkan dengan baik, sesuai dengan petunjuk yang ada. Sehingga baik wajib dan rukun hajinya tidak ada yang tertinggal dan tidak ada pelanggaran. Sehingga dapat menjadi haji yang mabrur sesuai dengan puncak tujuan akhir dari haji itu sendiri.” Tambah Iriannnor

Selain itu, Yono M. Daman, peserta pelatihan manasik haji mengatakan, dengan waktu kurang lebih 3 bulan sudah berjalan tersebut. Selama pelatihan atau praktek ia sudah mulai menguasai. “Memang untuk hal-hal yang bersifat hafalan masih belum. Mudah-mudahan kita berangkat sampai ke Jeddah nanti dan pulang kembali ke tanah suci, bisa tetap begini sesuai dengan apa yang dilatih waktu manasik haji.” Harap Yono calon haji warga jalan Menteng 1 No.06 ini. Muy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB