Minggu, 24 Juni 2012

Walikota Kukuhkan Pengurus FORSIMPAR


GEORGE OBOS, FATTALA - Dalam upaya mempererat silaturrahim, serta mewujudkan masjid perkantoran sebagai pusat Tarbiyah menuju masyarakat yang sholeh, profesional, amanah dan produktif, Perwakilan Masjid Perkantoran di wilayah kota Palangka Raya launching Forum Silaturrahim Masjid Perkantoran Palangka Raya (FORSIMPAR). Acar ini  dikukuhkan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, di aula STAIN Palangka Raya, Sabtu kemarin (9/6).

Adapun pengurus FORSIMPAR yang dikukuhkan sebagai ketua umum, Wahyudi F. Dirun, Direktur Utama Perusahaan Daerah Isen Mulang (PDIM) dan ketua Harian Iwan Novarian selaku Tim Senior BPK wilayah Kalteng serta beberapa pengurus bidang FORSIMPAR lainnya.

Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia mengatakan, menyambut baik kehadiran FORSIMPAR di Palangka Raya ini. Mengingat silaturrahim saat ini, kata Riban, antar karyawan dengan pimpinan, kantor satu dengan kantor lainnya masih terlihat kurang ditumbuhkan. Makanya, dengan kehadiran FORSIMPAR diharapkan mampu mempersatukan dan menumbuhkan rasa kebersamaan serta menjadikan muslim yang sholeh, profesional, amanah dan produktif.

Sementara itu, Iwan Novarian, ketua Harian FORSIMPAR menuturkan kehadiran forum ini diyakini akan mampu membawa suasana baru bagi dakwah Islam di perkantoran. “Kita yakin, forum silaturrahim ini ke depannya akan berjalan baik, karena programnya kita akan copy paste dari program yang sudah sukses dan teruji dijalankan di Jakarta.

Selain itu, tambah Iwan, di kota-kota besar seperti di Kaltim, Surabaya dan lainnya juga telah sukses menjalankan FORSIMPAR ini. Karena program ini sebagai wujud penajaman cara berpikir karyawan, serta bagaimana menumbuhkan semangat bekerja para pegawai di lingkungan kantornya masing-masing.”

Wahyudi F. Dirun, selaku ketua umum FORSIMPAR menuturkan keberadaan forum tersebut merupakan bentuk pembinaan umat Islam yang bekerja sebagai karyawan di perkantoran, supaya mereka lebih profesional dalam bekerja dan lebih amanah dalam menjalankan tugas dan fungsinya, yang pada akhirnya nanti keberadaan  FORSIMPAR juga akan menghasilkan pembangunan yang baik di Kalteng.

Wahyudi mencontohkan, kalau setiap karyawan perkantoran di bekali dengan ilmu agama yang baik sebagai muslim yang amanah, maka karyawan akan takut melakukan korupsi waktu, mereka tahu bahwa itu adalah haram sesuai dengan konsep Islam.

Ke depannya, peningkatan adanya forum seperti ini setiap kantor akan terus kita upayakan dengan format pengajian yang dibuat lebih menarik dengan cara baru untuk melakukan pengenalan tentang Islam, tambah Wahyudi.

Launching FORSIMPAR yang digelar tersebut, selain dihibur dengan penampilan musik Islami dari Palangka Raya, Humaira Voice. Kegiatan tersebut juga dilakukan seminar Ekonomi Syariah dengan tema pemberdayaan ekonomi umat dengan berbasis ekonomi Syariah oleh Hanawijaya, ketua umum Forsimpta yang juga Direktur Bank Syariah Mandiri (BSM). muy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB