Senin, 25 Juni 2012

Dai Perlu Iptek dalam Berdakwah


GEORGE OBOS, FATTALA Pesatnya perkembangan teknologi memacu pengetahuan agama untuk mengikuti perkembangan dalam menggunakan teknologi sebagai media pendidikan. Seorang muslim sudah menjadi kewajiban dalam mengemban dakwah untuk menguasai sarana teknologi informasi sehingga ke depan diharapkan umat Islam akan banyak berperan dalam berbagai bidang kehidupan.
Demikian sambutan tertulis Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, yang dibacakan Kadisdikpora, Ikhwanuddin, saat membuka pelatihan pengembangan Al-Qur’an dan Hadis berbasis teknologi informatika dan E-Book library se-kota Palangka Raya yang diselenggarakan BKPRMI kota Palangka Raya dan Pusat Kajian Al-Qur’an (PKQ) Kalteng bertempat di Aula STAIN Palangka Raya, Sabtu (16/6).

Lebih lanjut, Riban mengatakan optimalisasi transformasi pendidikan melalui teknologi sangat penting sehingga seseorang dapat mempelajari pengetahuan agama dengan efektif yang dapat memberikan kontribusi, efisiensi biaya, tenaga dan waktu. “Banyaknya lembaga-lembaga pendidikan Islam yang mempelajari Al-Qur’an dan Hadits tentunya membutuhkan media yang mendukung pembelajaran sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan optimal.”

Diakui Riban, kendala utama dalam pengembangan teknologi informasi di Indonesia adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran diri. Untuk itu, katanya, maka bagi umat Islam sendiri sangat perlu untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya teknologi informasi tanpa mengenyampingkan Al-Qur’an dan As-Sunah, karena kedua hal itu menjadi tolak ukur dalam kehidupan. Kepentingan ini tidak lain hanyalah untuk meninggikan kalimah Allah SWT,” katanya.

Oleh sebab itu, tambah Riban, sebagai seorang muslim sudah menjadi kewajiban dalam mengemban dakwah untuk menguasai sarana teknologi informasi sehingga ke depan diharapkan umat Islam akan banyak berperan dalam berbagai bidang kehidupan.

Melalui kegiatan pelatihan pengembangan Al-Qur’an dan Hadis berbasis teknologi informatika dan E-Book library ini, Walikota Riban Satia berharap, nantinya akan dapat memberikan manfaat positif dan mampu meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam rangka menunjang aktivitas dan profesi.
Selain Kadisdikpora, Ikhwanuddin yang hadir dalam acara pembukaan pelatihan pengembangan Al-Qur’an dan Hadis berbasis teknologi informatika dan E-Book library itu, juga terlihat hadir Kadis Sosial kota Palangka Raya, Supriyanto dan Kemenag kota Palangka Raya, H. Baihaki.  
Peserta yang mengikuti pelatihan pengembangan Al-Qur’an dan Hadis berbasis teknologi informatika dan E-Book library adalah guru agama, ustadz, mahasiswa, para dosen serta praktisi komputer dan teknologi informasi yang ada di kota Palangka Raya yang berjumlah 250 orang. “Kita awalnya hanya menargetkan untuk 100 orang peserta, namun karena banyak antusias dari semua kalangan yang ingin mengikuti pelatihan ini, makanya pesertanya membludak dan melebihi target.” Jelas Supriadi selaku ketua Panitia pelatihan tersebut. Muy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB