Senin, 25 Juni 2012

Dialog Kebangsaan

Din Syamsudin : Jangan Sampai Perbedaan Yang Dipermasalahkan


KAMPUS UMP, FATTALA - Tradisi dialog perlu dibudayakan oleh masyarakat bangsa Indonesia dalam menyikapi dan menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi. Dialog sebenarnya memiliki empat kriteria yang harus dilaksanakan seperti ketulusan, keterbukaan, keterusterangan dan dalam rangka menyelesaikan masalah.

Hal ini diungkapkan, Prof. Dr. Dien Syamsudin, MA, ketua umum DPP Muhammadiyah pada kuliah umum dialog kebangsaan memelihara persatuan merajut kebersamaan di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Senin (18/6).

“Kita harus menerima keadaan bahwa setiap kita, keluarga, suku, adat dan bangsa memiliki perbedaan, Ini adalah takdir Tuhan yang harus kita sikapi secara wajar dan penuh kesadaran. Mungkin Allah menguji kita dengan perbedaan itu, agar kita bisa saling merajut kebersamaan dengan perbedaan.” jelas Dien Syamsudin

Dien menambahkan, kita semua berbeda-beda, tapi jangan sampai perbedaan itu yang malah kita permasalahkan. Justru kita kembangkan saat ini adalah titik-titik kebersamaannya, titik persamaan itu bisa dilakukan dengan dasar negara kita ‘Pancasila’. Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia, bangsa yang berbudaya, bangsa yang majemuk, bangsa yang beragama dan lain sebagainya.

 “Saya ibaratkan, Pancasila itu dengan bahasa agama Islam sebagai ‘Baituna Jannatuna’ yang artinya Rumah kita, Surga kita. Jadi, pemegang Pancasila berarti menjadikan bangsa Indonesia menjadi rumah surga baginya.”

“Mari kita doakan bersama-sama, semoga dengan mendapat hikmah dari kuliah umum dialog kebangsaan memelihara persatuan merajut kebersamaan yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Palangka Raya ini, Indonesia semakin harmonis, toleran dan mampu menciptakan suasana yang aman dan damai dengan kebersamaan.” Papar Dien Syamsudin.

Hadir pada acara kuliah umum dialog kebangsaan memelihara persatuan merajut kebersamaan tersebut, Gubernur Kalteng, A. Teras Narang, Wagub H.Ahmad Diran, Walikota Palangka Raya H. Riban Satia, pengurus DPW Muhammadiyah H. Ahmad Syar’I, Rektor UMP Bulkani serta mahasiswa, dosen, karyawan UMP dan undangan yang diperkirakan 1.000 orang lebih. Muy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB