Jumat, 04 Januari 2013

Pedagang Bensin Eceran Jangan Ambil Kesempatan!



BALAI KOTA- Walikota Kota Palangka Raya, H.M. Riban Satia mengingatkan kepada para pedagang bensin eceran di wilayahnya, agar tidak mengambil kesempatan untuk menaikan harga BBM khususnya jenis premium, karena adanya isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi akhir-akhir ini.

“Tolong, mari kita saling menjaga keamanan dan kenyamanan kota ini, kalau ingin mencari untung, ya jangan mengambil kesempatan,” tegas Riban usai menghadiri acara Penerimaan Peserta Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada di Balai Kota, Jum’at (4/1).

Lanjut Riban, para pedagang harusnya tetap mengacu kepada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan itu. Menurutnya, dengan menggunakan HET saja pihak pedagang tidak akan rugi dan itu sudah ada untungnya yang lumayan banyak bagi pedagang.

Terkait tindakan yang akan dilakukan pemerintah. Pihaknya masih belum mengambil langkah-langkah yang harus dilakukan, namun apabila hal itu terus menerus terjadi, maka langkah tegas dengan penindakan akan dilakukan.

“Kita lihat dulu, kalau memang sudah tidak stabil, kita pastinya akan menurunkan tim untuk melakukan langkah penindakan terhadap pelanggaran penjualan bensin yang melampaui batas itu,” tegas Riban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Harga eceran BBM khususnya premium (Bensin, red) di kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir, terus mengalami kenaikan. Bahkan mencapai Rp9 ribu lebih per liter.

Di beberapa tempat SPBU kota Palangka Raya dan pengecer di kota Palangka Raya penjualan bensin tampak kosong. Hal ini dimanfaatkan oleh beberapa oknum penjual bensin lainnya untuk menaikan harga jauh melampaui harga eceran Tertinggi (HET) yang hanya Rp5.500 per liternya.

Kosongnya bensin di Palangka Raya salah satunya akibat terjadinya antrean panjang di ruas jalan Trans Kalimantan Poros Selatan tepatnya di kawasan Tumbang Nusa,  Kabupaten Pulang Pisau karena banjir. Karena terjadi antrian panjang maka distribusi BBM yang selama ini melalui jalan darat tersebut menjadi terhambat dan bensin menjadi kosong. muy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB