Sabtu, 14 April 2012

Usaha Odong-Odong Sepi Peminat


Suroso Budianto - Penggelut Usaha Odong-Odong
 yang biasa mangkal di Pasar Rajawali Km.5,5
 Palangka Raya

Pasar Rajawali, Fattala – Odong-Odong yang merupakan salah satu alat hiburan yang begitu merakyat di tengah masyarakat saat ini kurang diminati anak-anak.

Suroso Budianto (29) yang akrab di panggil Roso penggelut usaha odong-odong yang biasa mangkal di pasar Rajawali Km. 5,5 ini mengaku penghasilannya kini makin menurun, “Biasanya dulu dalam sehari saya mampu mengumpulkan uang sampai Rp.75ribu sampai Rp.100ribu. Namun entah apa sebabnya, sekarang hanya bisa mengumpulkan uang rata-rata Rp.20-25 ribu/hari”, Ungkap Roso.

Pria kelahiran Banyuwangi tanggal 17 Agustus 1983 yang bertepatan dengan peringatan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia ini mengaku sepinya usaha odong-odong mulai terasa sejak isu kenaikan BBM kemarin dan harga kebutuhan pokok yang kini makin meningkat. Menurut Roso, “orang tua mungkin sudah mulai hitung-hitungan untuk pengeluaran anak-anaknya atau bisa juga karena odong-odong saya yang kurang menarik”, katanya.

Padahal jelas Roso, usaha yang digelutinya saat ini juga masih milik orang lain dan bagi hasil, “Apa mau dikata, kalau penghasilan begini dan itupun juga masih dibagi dengan bos, mau tidak mau harus disyukuri”, Ungkapnya.

Roso yang juga pernah mengalami patah kaki kanan akibat korban tabrakan ini berharap suatu saat nanti ada yang mau memberikan modal, agar usaha yang digelutinya bisa lebih meningkat lagi. Harapnya (muy)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009 FATTALA online | by TNB